
Pengertian Taubat dalam Alquran, Ali dan Para Ulama
Pengertian Taubat dalam Alquran, Ali dan Para Ulama - Taubat Adalah Kewajiban setiap muslim untuk kembali kepada Allah dengan jalan fitrah. Yaitu dengan mensucikan diri, Sedangkan taubat sendiri mempunyai banyak klasifikasi didalam Alquran dan para Ulama, termasuk Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib mempunyai penafsiran tentang taubat,

Pengertian Tobat dalam Alquran
Allah SWT bersifat Al Tawwab, artinya Maha Pengampun, Dia memberi ampunan terhadap hamba-hamba-Nya. Kata tab dalam taballah'alaih artinya : Allah mengampuni seseorang dan menyelamatkannya dari kemaksiatan. Sedangkan kata tawwab jika digunakan sebagai kata keterangan yang disandarkan pada manusia, maka artinya adalah : ia banyak kembali kepada Allah. [1]
Terdapat beberapa pengertian 'tobat' menurut redaksí Alquran.
Pertama
kembali darí pemberatan kepada peringanan, seperti pada firman Allah SWT:
"Allah mengetahui bahua hamu sekali-kali tidak dapat menentukan batasbatas waktu-wahtu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Alyuran" (QS. al Muzzammil: 20).
Kedua
kembali darí larangan menuju pembolehan. Di antaranya firman Allah SWT:
"Allah mengetahui bahwasanya hamu tidak dapat menahan nafsumu, haTena itu Allah menganfpuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah merela dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu.." (QS, al Baqarah: 187).
Pengertian Tobat dan Istigfar Menurut Imam Ali
Diriwayatkan bahwa Imam Ali bin Abi Thalib pernah mendengar seseorang berkata, "Astaghfirullah (aku memohon ampun kepada Allah)."
Imam Ali berkata kepadanya, "Duhai Kawan, tahukah Anda apakah sebenarnya istigfar itu? la merupakan tingkatan para illiyyin, yang karenanya bermakna enam sikap;
- Menyesal atas apa yang telah dilakukan.
- Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.
- Anda kembalikan seluruh hak manusia dan apa yang menjadi milik mereka sehingga kelak Anda kembali kepada Allah dalam keadaan tanpa beban.
- Anda kembali menutupi setiap kewajiban yang sebclumnya Anda tinggalkan,
- Anda arahkan perhatian pada daging yang tumbuh dari perkara yang haram pada diri Anda, lalu Anda bersihkan dengan penuh penyesalan sehingga daging haram itu menjadi bersih seakan-akan daging yang baru.
- Jadikanlah tubuh Anda merasakan kegetiran taat untuk mengganti manisnya maksiat yang selama ini Anda rasakan.
Barulah setelah itu, Anda ucapkan, Astaglifirullahl
Pengertian Tobat menurut Ulama
1. Para ulama menyebutkan empat keadaan yang membuktikan tobat [2]
- Penyesalan sepenuh hati.
- Bertekad tidak mengulangi lagi.
- Mengembalikan hak-hak orang lain.
- Membuktikan lewat amal perbuatan.
2. Pengertian tobat menurut Syekh al Anshari. Dalam kitabnya, Al Makásib, beliau-semoga Allah merahmatinya-mendefinisikan tobat sebagai: "Kembali kepada jalan yang lurus (al shirath al mustaqim) setelah tersesat. [3]
3, Pengertian tobat menurut Imam al Ghazali adalah: "Menyadari bahwa diri telah berdosa, menyesal, segera menghentikan perbuatan dosa tersebut, dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Tobat merupakan pelaksanaan hal-hal tersebut. [4] Salah seorang ahli hakikat mengatakan, "Pengertian dari diterimanya tobat seseorang berarti hukuman atas dosa yang dilakukannya telah gugur. [5]
Demikian beberapa Pengertian Taubat dalam Alquran, Ali dan Para Ulama, agar dapat dipahami ketika kita mengawali langkah untuk bertaubat dan kembali kepada fitrah.
Catatan Kaki
[1] Lihat Majmu' Al Bahrain juz II, hal 14
[2] Lihat Nahjul Balaghah, juz V, khotbah 392, hal. 444.
[3] Irsyád al Qulüh, juz 1, hal, 48,
[4] Iiya "Uhum al Din, juz IV, hal. 6.
[5] Majma' al Bahrain, juz II, hal, 15,