Rukun Dan Makna Lailahaillallah

Rukun Dan Makna Lailahaillallah

Rukun Dan Makna Lailahaillallah - Sesungguhnya kewajiban pertama atas setiap manusia adalah beriman kepada Uluhiyah Allah subhanahu wa ta'ala. Sebagaimana yang diwasiatkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam kepada Mu'adz bin Jabal radiallahu anhu saat ia diutus ke Yaman. Ketika itu Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya engkau akan datang kepada kaum dari kalangan ahli kitab karena itu pertama kali yang hendaknya engkau serukan kepada mereka adalah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah. "(HR. AI-Bukhari dan Muslim).


Maksudnya, hendaknya engkau mengajak mereka untuk mengesakan Allah dalam berbagai bentuk ibadah

Rukun Dan Makna Lailahaillallah

Makna laa llaaha lallaah

Kalimat yang agung ini adalah sesuatu yang pertama kali diwajibkan atas manusia, sebagaimana ia adalah kewajiban yang terakhir bagi seseorang. Maka, barangsiapa meninggal di atas kalimat tersebut berarti ia termasuk penghuni surga, sebagaimana disabdakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Barangsiapa meninggal dunia dan dia mengerti bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah niscaya ia akan masuk surga. "(HR.Muslim)

Karena itu, kewajiban mengetahui "laa ilaaha illallaah" adalah kewajiban yang paling agung dan palıng penting Adapun makna "laa ilaaha illallaah" adalah tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata. la menghapuskan segala bentuk sesembahan selain Allah dan menetapkan bahwa penyembahan (ibadah) itu hanya milik Allah Semata, tidak ada sekutu bagilNya. 

Maka makna 'al-ilah adalah 'al-ma 'bud (yang disembah).

Sehingga barang siapa menyembah sesuatu (yang lain) berarti ia telah menjadikan sesembahan lain selain Allah. Padahal semua itu batil kecuali hanya satu sesembahan, yaitu Allah semata.

Allah subhanahu wata ala itulah Rabb yang disembah oleh segenap hati dengan penuh kecintaan, pemuliaan dan pengagungan, penuh kehinaan dan ketundukan, penuh ketakutan, kepasrahan serta permohonan kepadaNya.

Dan tidaklah hati itu mengalami kegembiraan dan kebahagiaan kecuali dengan merealisasikan makna laa ilaahaillallaah'. Karena Kebanaglaan yang sempurna dan kehidupan yang baik dan penuh kenikmatan hanyalah dengan mengesakan Allah dalam beribadah kepada-Nya.


Rukun-rukun 'laa ilaaha Illallaah'

Kalimat yang agung ini memiliki dua rukun, yaitu 'an-nafyu (peniadaan) dan 'al-itsbat (penetapan).

Rukun yang pertama yaitu "laa ilaaha yang berarti

ibadah kepada pembatalan kemusyrikan serta kewajiban mengingkarı segala apa yang disembah selain Allah

Rukun yang kedua yaitu illallaah penafian atau peniadaan selain Allah dan yang berarti penetapan bahwa ibadah itu hanya ditujukan kepada Allah semata, serta mengesakanNya dalam segala bentuk dan macam ibadah. Dalilnya adalah fimman Allah:


فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا

Maka barang siapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat. "(QS. Al-Baqarah: 256).


FirmanNya, Barang siapa yang ingkar kepada thaghut adalah makna dari rukun yang pertama laa ilaaha dan firmanNya dan beriman kepada Allah' adalah makna dari rukun yang kedua illallaah'