
8 Doa Memohon Surga dan Perlindungan dari Api Neraka
8 Doa Memohon Surga dan Perlindungan dari Api Neraka -- Doa memohon surga: Jannah adalah sebaik-baik tempat untuk kembali setelah melewati kefanaan dunia, dapat digambarkan sebagai akhirat dari kebahagiaan abadi, yang hanya akan diberikan pahala kepada orang-orang yang istiqomah dan benar. Allah (SWT) menyebutkan dalam Al-Qur'an:
اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا وَعَمِلُوۡا الصّٰلِحٰتِ لَهُمۡ جَنّٰتُ النَّعِيۡمِۙ"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga-surga yang penuh kenikmatan,"(Quran 31:8)
Dengan kata sederhana, kebahagiaan atau kesenangan didalam surga begitu tinggi sehingga tidak pernah terbersit dalam pikiran manusia sebelumnya. Kita harus memperbaiki tindakan kita di dunia ini untuk memaksimalkan peluang kita memasuki surga.

Demikian juga, Allah Ta'ala telah menciptakan Neraka bagi para pembangkang dan bagi mereka yang tidak beriman kepada-Nya. Itu dapat digambarkan sebagai api yang berkobar, hukuman terburuk bagi orang-orang kafir. Dalam Surat 9 (Surah Tawbah) dari Al-Qur'an, Allah (SWT) berkata,
“Tidakkah mereka (orang munafik) mengetahui bahwa barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itulah kehinaan yang besar.” (Quran, 9:63)
Bagaimana cara mencapai Syurganya Allah?
Ada beberapa referensi dalam Alquran yang menunjukkan bahwa ketika para pelaku dosa akan diseret ke neraka, maka denganya mereka menyesal akan perbuatan yang telah dilakukan, namun tiada gunalah ketika ruh telah dicabut dari raga.
Kita harus mengingat kekuatan sujud dan menggunakan sholat sebagai alat berkomunikasi dengan Allah (SWT). Gunakan alat ini untuk mencari perlindungan dari Neraka dan memohon kepada Allah SWT untuk memberikan kita Surga.
Selagi masih ada kesempatan, maka Allah memerintahkan bagi hambaNya yang berdosa untuk bertaubat kembali pada jalan yang lurus. Dan mintalah Surga dan perlindungan dari siksa api neraka.
Inilah Beberapa Doa memohon Surga dan perlindungan dari siksa api neraka.
1. Doa untuk Jannah / Surga Dan Berlindung dari Api Neraka
Tujuan utama setiap Mumin adalah Al-Firdaus - Surga yanpaling tinggi. Setiap keinginan yang kita kejar di dunia ini bersifat sementara, sedangkan Firdaus adalah tempat tinggal kekal yang hanya dijanjikan kepada orang benar.
Penting untuk mencari perlindungan diri dari kejahatan api neraka, dan satu-satunya caranya adalah dengan mendapat perlindungan dari Allah Yang Maha Kuasa.
عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُتَّكِئٌ عَلَى عَصًا فَلَمَّا رَأَيْنَاهُ قُمْنَا فَقَالَ لَا تَفْعَلُوا كَمَا يَفْعَلُ أَهْلُ فَارِسَ بِعُظَمَائِهَا قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ دَعَوْتَ اللَّهَ لَنَا قَالَdari Abu Umamah Al Bahili dia berkata;
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar menemui kami sambil berpegangan pada tongkat, lalu kami berdiri ketika melihat beliau, beliau bersabda: "Janganlah kalian melakukan perbuatan seperti perbuatan orang-orang Persia terhadap para pembesar kerajaan." Kami bertanya; "Wahai Rasulullah, sekiranya anda berkenan mendo'akan kami semua!."
Beliau bersabda:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَارْضَ عَنَّا وَتَقَبَّلْ مِنَّا وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ وَنَجِّنَا مِنْ النَّارِ وَأَصْلِحْ لَنَا شَأْنَنَا"ALLAAHUMAGHFIR LANAA WARHAMNAA WARDHO 'ANAA WATQABBAL MINAA WA ADKHILNAL JANNATA WANAJJINAA MINANNAAR WA ASHLIH LANAA SYA ANANAA"
"Ya Allah! Ampuni kami, rahmati kami, ridlai kami, terimalah (amalan) kami, masukkanlah kami ke surga, dan selamatkanlah kami dari neraka serta perbaikilah kondisi kami seluruhnya." ...Sunan Ibnu Majah hadis nomor 3826 (Lihat: Hasyiatus Sindi Ibnu Majah)
2. Doa Meminta Surga, Kebaikan Dan Berlindung dari Api Neraka
Diriwayatkan di dalam kitab Musnad Imam Ahmad ibnu Hambal rahimahullah dan kitab Sunan Ibnu Majah dari Siti Aisyah r.ha, menceritakan bahwa Nabi saw pernah bersabda kepadanya: Katakanlah:
اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِكُلِّهِ عَاجِلِهِ وَاٰجِلِهِ مَاعَلِمْتُ مِنْهُ وَمَالَمْ اَعْلَمْ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الشَّرِّكُلِّهِ عَاجِلِهِ وَاٰجِلِهِ مَاعَلِمْتُ مِنْهُ وَمَالَمْ اَعْلَمْ . وَاَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَاقَرَّبَ اِلَيْهَامِنْ قَوْلٍ اَوْعَمَلٍ. وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ النَّارِوَمَاقَرَّبَ اِلَيْهَامِنْ قَوْلٍ اَوْعَمَلٍ . وَاَسْأَلُكَ خَيْرَمَاسَأَلَكَ بِهِ عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ مُحَمَّدٌصَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَااسْتَعَاذَكَ مِنْهُ عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . وَاَسْأَلُكَ مَاقَضَيْتَ لِى مِنْ اَمْرٍ اَنْ تَجْعَلَ عَاقِبَتَهُ رَشَدًا
Allaahumma innii as-aluka minal khairi kullihi ‘aajilihi wa aajiliih, maa ‘alimtu minhu wamaa lam a’lam . Wa a’uudzubika minas syarri kullihi ‘aajilihi wa aajilihi maa ‘alimtu minhu wamaa lam a’lam, wa as-alukal jannata wamaa qarraba ilaihaa min qaulin au ‘amalin .
Wa a’uudzubika minan naari wamaa qarraba ilaihaa min qaulin au ‘amalin, wa as-aluka khairi maa sa-alaka bihi ‘abduka wa rasuuluka Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama . Wa a’uudzubika min syarri masta’aadzaka minhu ‘abduka warasuuluka Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama. Wa as-aluka maa qadhaita lii min amrin an taj’ala ‘aaqibatahu rasyadan .
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang segera dan yang kemudian sepanjang apa yang aku ketahui darinya dan yang tidak aku ketahui . Dan aku berlindung kepada-Mu dari semua kejahatan yang segera dan yang kemudian sepanjang apa yang aku ketahui darinya dan yang tidak aku ketahui.
Dan aku memohon kepada-Mu surga serta hal-hal yang mendekatkan diriku kepadanya berupa perkataan atau amal perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka serta hal-hal yang mendekatkan diriku kepadanya berupa perkataan atau amal perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu kebaikan semua hal yang telah diminta oleh hamba dan Rasul-Mu Muhammad Saw.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan semua hal yang hamba dan Rasul-Mu Muhammad Saw meminta perlindungan kepada-Mu darinya. Dan aku memohon kepada-Mu agar semua perkara yang telah Engkau putuskan terhadap diriku hendaknya akibatnya mengandung petunjuk.” (HR. Ahmad) Menurut Imam Hakim, hadis ini sahih sanadnya.
3. Doa Mohon Dijauhkan Dari Azab Neraka
Satu cara untuk selamat dari siksa Neraka adalah dengan memperkuat Imaan. Allah (SWT) telah berjanji bahwa orang yang mencintai-Nya dan orang yang Ia cintai tidak akan dibuang ke dalam neraka.
Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan taqwa kepada Allah Ta'ala. Ayat dari Surat Al-Furqan ini lebih jauh menekankan bagaimana neraka adalah seburuk-buruknya tempat kembali dan tempat menetap, dan kita harus memohon perlindungan Allah (SWT) dari murka-Nya.
إِنَّهَا سَآءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا رَبَّنَا ٱصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا"Rabbanaṣrif ‘annā ‘ażāba jahannama inna ‘ażābahā kāna garāmā innahā sā`at mustaqarraw wa muqāmā."
Artinya :
Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. ” (QS. Al Furqan 25, 65-66)
4. Miftahul Jannah (Kunci Syurga)
Shalat adalah kunci surga, kita harus memastikan sholat tepat waktu dan teratur hanya untuk mencari ridho Allah (SWT) saja. Tapi, yang terpenting, kita juga harus memperbaiki perilaku dan tindakan kita sesuai dengan apa yang telah diperintahkan Allah dan Rasul-Nya.
Manusia bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri dalam menghadapi cobaan dan ujian.
رَبَّنَا وَاَدۡخِلۡهُمۡ جَنّٰتِ عَدۡنِ اۨلَّتِىۡ وَعَدْتَّهُمۡ وَمَنۡ صَلَحَ مِنۡ اٰبَآٮِٕهِمۡ وَاَزۡوَاجِهِمۡ وَذُرِّيّٰتِهِمۡ ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ وَقِهِمُ السَّيِّاٰتِ ؕ وَمَنۡ تَقِ السَّيِّاٰتِ يَوۡمَٮِٕذٍ فَقَدۡ رَحِمۡتَهٗ ؕ وَذٰ لِكَ هُوَ الۡفَوۡزُ الۡعَظِيۡمُ
Rabbannaa wa adkhilhum Jannaati 'adninil latii wa'attahum wa man salaha min aabaaa'ihim wa azwaajihim wa zurriyyaatihim; innaka Antal 'Aziizul Hakiim Wa qihimus saiyi-aat; wa man taqis saiyi-aati Yawma'izin faqad rahimtah; wa zaalika huwal fawzul 'aziim
"Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang shalih di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana, dan peliharalah mereka dari (bencana) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (bencana) kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya dan demikian itulah kemenangan yang agung."
5. Cara menghindari Siksa Neraka
Dalam ayat 191 dari Surat yang sama, Allah (SWT) memberi kita doa yang kuat untuk perlindungan dari api neraka:
رَبَّنَاۤ اِنَّنَاۤ اٰمَنَّا فَاغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوۡبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِۚRabbanaaa innanaaa aamannaa faghfir lanaa zunuubanaa wa qinaa 'azaaban Naar
"Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka."(QS. 3:16)
Doa tersebut menegaskan kembali keyakinan seseorang kepada Allah (SWT) dan mencari pengampunan atas dosa-dosa mereka. Ini adalah doa yang lengkap bagi seseorang yang ingin menghindari api neraka.
6. Doa Meminta surga Berdasar Hadis Dari Anas ra
Allaahumma inni as'alukal jannah
Dari Anas ibn Malik ra. Nabi (SAW) menyebutkan bahwa siapa pun yang meminta Allah (SWT) untuk surga tiga kali, surga akan berkata,
"Ya Allah, masukkan dia ke surga." Selanjutnya, siapa pun yang meminta perlindungan kepada Allah (SWT) dari api tiga kali, Neraka akan berkata, "Ya Allah, lindungi dia dari Api Neraka" (HR. Thirmidzi 2572, ibn Majah 4340)
7. Doa untuk perlindungan dari Api Neraka, Siksa Kubur dan fitnah Al Masihid Dajjal
Doa ini sering kita lantunkan dalam bacaan doa sholat sebelum salam, Doa berdasar pada hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
"Allahumma innii 'A'uudzu bika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabin naar wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitmatil masiihid dajjaal"
Artinya:
"Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari suksa kubur dan dari siksa api neraka dan dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari fitnah Al Masihid Dajjal". [1] Muttafaq 'alaih, Shahih AI-Bukhari, Al-Bukhari: Kitab al Jana-iz, Bab At-Ta awwudz Min "Adzab Al-Qabr, no. 1377. Shahih Muslim, Muslim: Kitab Al-Masajid, Bab Ma Yusta'adzu Minhu Fi ash-Shalah, no. 588.
8. Doa Nabi Ibrahim Meminta Mewarisi Syurga
Syurga digambarkan sebagai tempat tinggal yang damai, bebas dari rasa sakit, dan penuh dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Ada 8 pintu ke Surga, masing-masing ditujukan untuk orang-orang tertentu. Misalnya, orang yang berpuasa di bulan Ramadhan akan masuk melalui pintu Ar-Rayyan, dan yang ikhlasnya beriman kepada Allah (SWT) akan masuk dari pintu Al-Imaan.
Ayat 83-85 dari Surat Ash Shu-ara berfungsi sebagai permohonan yang sempurna untuk meminta pengetahuan, kebijaksanaan, dan menjadi suri tauladan yang baik dan yang mewarisi / pewaris Surga.
رَبِّ هَبۡ لِىۡ حُكۡمًا وَّاَلۡحِقۡنِىۡ بِالصّٰلِحِيۡنَۙ وَاجۡعَلْ لِّىۡ لِسَانَ صِدۡقٍ فِى الۡاٰخِرِيۡنَۙ وَاجۡعَلۡنِىۡ مِنۡ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيۡمِۙ
Rabbi hab lii hukmanw wa alhiqnii bis saalihiin Waj'al lii lisaana sidqin fil aakhiriin Waj'alnii minw warasati Jannnatin Na'iim
"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shalih, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan, (QS.Ash Shu-ara : 83-85)
Hal-hal yang Perlu Diingat Saat Berdoa untuk Perlindungan dari Neraka dan untuk Mencapai Surga
- Meskipun doa adalah alat yang kuat bagi umat muslim, penting untuk diingat bahwa doa saja bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai surga.
- Doa harus disertai dengan tindakan yang diridhoi Allah (SWT). Demikian pula, menjauh akan apa yang dilarang oleh-Nya
- Menurut salah satu hadits, orang yang tunduk karena takut kepada Allah Yang Maha Perkasa maka ia tidak akan masuk Neraka.
- Melakukan amal sholeh untuk lebih dekat dengan-Nya.
- Bertobat, Bertobat, dan Bertobatlah! Biasakan mengucapkan Istighfar setiap hari.
- Nabi Suci (SAW) menyatakan bahwa Allah (SWT) telah mengharamkan api neraka untuk memasukkan orang yang mempunyai tanda sujud. Oleh karena itu, kita harus teratur dan tepat waktu dalam menjalankan kewajiban sehari-hari.
- Puasa dengan penuh keikhlasan, karena puasa dianggap sebagai perisai dari api neraka.
Demikianlah 8 Doa Memohon Surga dan Perlindungan dari Api Neraka, Dan, jangan lupa untuk menunjukkan kebaikan dan belas kasihan kepada orang lain dan beramal sholeh untuk meraih ridho Allah (SWT).