
4 Perkara Dalam Beriman Kepada Rasul
4 Perkara Dalam Beriman Kepada Rasul - Makna Beriman Kepada Para Rasul memiliki arti Yaitu kepercayaan yang pasti bahwasanya Allah mengutus pada tiap-tiap umat seorang utusan dari mereka, yang menyeru mereka beribadah kepada Allah semata, dan bahwasanya para rasul itu adalah orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya, orang-orang yang bertaqwa dan amanah, sebagai penunjuk jalan yang mendapatkan petunjuk (dari Tuhannya), dan bahwasanya mereka menyampaikan semua yang mereka diutus dengannya, mereka tidak menyembunyikan dan mengubahnya, mereka juga tidak menambah dari diri mereka sendiri atau menguranginya meskipun hanya satu huruf.

Allah berfirman
فَهَلْ عَلَى ٱلرُّسُلِ إِلَّا ٱلْبَلَٰغُ ٱلْمُبِينُ
"Maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang."(An-Nahl: 35).
Seluruh nabi berada dalam kebenaran yang terang Dan bahwasanya dakwah para rasul adalah sama, yakni dakwah Kepada aqidah tauhid. Allah berfirman
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلطَّٰغُوتَ
"Dan sesungguhnya kami telah mengutus rasul pada -tiap umat (untuk menyerukan), Sembahlah Alloh (saja) dan jauhilah thaghut itu. "(An-Nahl: 36).
Syari'at para nabi itu berbeda-beda dalam persoalan furu' (cabang), seperti dalam hal halal dan haram. Allah berfirman:
لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا
"Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. "(Al-Ma idah: 48).
Beriman kepada para rasul mencaKup empat perkara
- Beriman bahwa risalah mereka adalah haq (benar) dari Allah. Barang siapa mengingkari salah satu dari risalah mereka berarti ia mengingkari (kafir) terhadap seluruhnya.
- Beriman kepada nabi-nabi yang disebutkan namanya oleh Allah, seperti Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, Nuh alaihimus salam dan lainnya. Adapun mereka yang belum kita ketahui namanya, maka kita beriman kepada mereka secara global.
- Membenarkan berita-berita yang benar tentang para rasul.
- Mengamalkan syari'at rasul yang diutus kepada kita, dan dia adalah rasul yang paling utama dan penutup segenap rasul, dia adalah Muhammad shallallahualaihi wa sallam.
Pengertian Nabi dan Rasul
An-Nabi secara bahasa berarti al-mukhbir (pemberi berita). Diambil dari kata an-naba yang berarti al-khabar (berita). Jadi, Nabi adalah pembawa berita dari Allah subhanuwata 'ala. Atau bisa Juga diambil dari kata an-nabwah yakni sesuatu yang menonjol dari bumi, karena itu Nabi adalah makhluk yang paling mulia dan paling memiliki kedudukan yang tinggidiantara makhluk-makhluk lain. Adapundefinisi nabi menurut istilah yaitu laki-laki merdeka, yang dipilih Allah dan Allah mengkhususkan penyampaian wahyu kepadanya.
Ar-Rasul secara bahasa berarti orang yang mengikuti berita-berita dari yang mengikuti berita-berita dari yang mengutusnya. Adapun menurut istilah, rasul adalah laki-laki merdeka, yang diberi berita oleh Allah dengan syariat dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada kaumnya yang menyelisihinya,
Perbedaan Nabi dan Rasul
Adapun perbedaan antara keduanya maka rasul lebih khusus daripada nabi, setiap rasul adalah nabi dan tidak setiap nabi adalah rasul, rasul diperintahkan untuk menyampaikan syariat kepada orang yang menyelisihi agama Allah, adapun nabi maka dia diutus untuk berdakwah dengan syariat rasul yang sebelumnya.