
Pentingnya meningkatkan kemampuan kognitif pada anak
2 minute read
0
Pentingnya Meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini karena merupakan masa emas dalam pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, emosional, sosial, dan intelektual. Pada masa ini dibutuhkan stimulasi secara optimal sehingga potensi yang dimiliki oleh anak dapat berkembang dan bertumbuh secara optimal.
kemampuan tersebut berkembang secara bertahap sejalan dengan usia dan perkembangan fisik seorang anak.
Sebelum upaya stimulan dilakukan, kenali dulu fase perkembangan kognitif anak yang berdasar pada teori Piaget agar lebih tepat sasaran
Untuk mengetahui perkembangan indera pada bayi baca : Kenali kemampuan sensorik pada bayi
sudah mulai berfikir secara simbolik atau menggambarkan sesuatu secara imajinasi,
sudah mulai memikirkan diri sendiri dan
mulai memahami seuatu walaupun tidak menggunakan nalarnya (intuisi).
Dengan pemahaman mengenai pentingnya Meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini, dan pengelompokan berdasar tahapan sesuai faktor usianya kita dapat memilih cara yang paling tepat sesuai dengan perkempangan akalnya pada usia masing-masing.Dan tidak melewatkan tiap - tiap masa perkembangannya.
![]() |
Source nobelcom.com |
kemampuan kognitif
Peningkatan kognitif dapat dilakukan dengan beragam cara, namun apapun caranya Stimulan yang paling optimal adalah melalui pendekatan dunia anak, yaitu dengan bentuk permainan. Pembelajaran yang dilakukan dengan bermain akan diserap lebih maksimal.Bagaimana bila faktor kognitif tidak dimulai sejak dini?
faktor kognitif mempunyai peranan penting bagi keberhasilan anak dalam belajar karena sebagian besar aktivitas dalam belajar selalu berhubungan dengan masalah mengingat dan berfikir. sehingga dengan pengetahuan yang didapatkannya tersebut anak dapat melangsungkan hidupnya disaat bereksplorasi didunia luar.Lalu apa arti kemampuan kognitif pada anak usia dini
Bisa diasumsikan sebagai kemampuan proses berpikir anak untuk memahami sesuatu berdasar pada pengetahuan yang ia dapatkan, hal tersebut didasarkan pada aspek berfikir menghubungkan, menilai dan menimbang dari suatu kejadian.kemampuan tersebut berkembang secara bertahap sejalan dengan usia dan perkembangan fisik seorang anak.
Sebelum upaya stimulan dilakukan, kenali dulu fase perkembangan kognitif anak yang berdasar pada teori Piaget agar lebih tepat sasaran
Fase Sensorimotor (usia 0-2 tahun)
pada fase ini seorang anak berinteraksi dengan sekitarnya melalui aktivitas melihat, meraba, merasa, mencium dan mendengar.Untuk mengetahui perkembangan indera pada bayi baca : Kenali kemampuan sensorik pada bayi
Fase Praoperasional (usia 2 -7 tahun)
fase ini lebih komplek dari fase sebelumya, tahap ini seorang anaksudah mulai berfikir secara simbolik atau menggambarkan sesuatu secara imajinasi,
sudah mulai memikirkan diri sendiri dan
mulai memahami seuatu walaupun tidak menggunakan nalarnya (intuisi).
Fase Operasi Konkret (usia 7-12 tahun)
Kemampuan berpfikir seorang anak pada tahap ini sudah menghadirkan logikanya, ditandai dengan kemampuan mengingat, memahami dan memecahkan masalah.Fase OperasiFormal (12 tahun sampai usia dewasa)
Merupakan peningkatan kemampuan sebelumnya dari kemampuan secara konkret menjadi kemampuan yang abstrak, yaitu kemampuan mengemukakan ide-ide, memprediksi kejadian yang akan terjadi, dan melakukan proses berpikir ilmiah.Dengan pemahaman mengenai pentingnya Meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini, dan pengelompokan berdasar tahapan sesuai faktor usianya kita dapat memilih cara yang paling tepat sesuai dengan perkempangan akalnya pada usia masing-masing.Dan tidak melewatkan tiap - tiap masa perkembangannya.