
Hadits Peranan orang tua terhadap anak
3 minute read
0
Agama Islam adalah agama yang sempurna. Al-Qur’an dan Hadits Nabi adalah acuan utama kita di dalam segala hal, termasuk mengenai parenting atau bagaimana orang tua dalam mendidik anaknya. Karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah contoh yang paling sempurna untuk keluarga, contoh yang sempurna dalam pendidikan anak.
ي وُْلَدُ عَلَى اْلىفطْرَىة فَاَبَ وَاهُ ي هَُوّدَانىىه وَ ي نَُصّرَانىىه وَ يَُُجّسَانىىه، كَمَا تُ نْ تَجُ
اْلبَىهيْمَةُ بََىيْمَةً جََْعَاءَ، هَلْ ىُ تُسُّوْنَ ىمنْ جَ دْعَاءَ؟ ثَُُّ يَ قُوْلُ اَب وُْ هُرَيْ رَة : وَ
اقْ رَءُوْا اىنْ ى شئْ تُمْ: فىطْرَتَ ى الله الَّىتِْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْ هَا، لاَ تَ بْ ى ديْلَ ى لَِلْىق
ى الله . الاية )الروم ٣٠ ( رواه البخاري ) ١٣٨٥ ( ومسلم ) ٢٦٥٨ )
Dari Abu Hurairoh Radhiyallâhu ‘anhu berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda
“Tidaklah anak yang dilahirkan melainkan ia dilahirkan di atas fithrah, namun kedua orang tuanya yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani dan Majusi. Sebagaimana binatang ternak yang dilahirkan dalam keadaan lengkap (sempurna), adakah kalian lihat ada bagiannya telinganya yang cacat?”
Abu Hurairoh kemudian berkata :
“Bacalah ayat ini jika kalian mau : demikianlah Fithrah Allah yang Dia menciptakan manusia berada di atasnya (fithrah tersebut), dan tidak ada perubahan pada ciptaan Allah ini.” (QS ar-Rum : 30)
- Fithrah di sini maknanya adalah Islam.
- Jam’â` (جمعاء ) artinya anggota tubuh yang selamat secara utuh lengkap
Memberikan contoh yang baik sebagai arahan pada anak ditambahba dengan Metode memberikan perumpamaan adalah metode yang paling baik di dalam memahamkan anak. Karena metode ini mengkongkritkan sesuatu yang abstrak sehingga lebih mudah difahami.
![]() |
ssource: http://ddnews.gov.in |
Pokok Hadits Peranan Orang tua terhadap anak
عَنْ اَىبِ هُرَيْ رَةَ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ ى الله صلى الله عليه وسلم: مَا ىمنْ مَوْلُوْدٍ اىلاَّي وُْلَدُ عَلَى اْلىفطْرَىة فَاَبَ وَاهُ ي هَُوّدَانىىه وَ ي نَُصّرَانىىه وَ يَُُجّسَانىىه، كَمَا تُ نْ تَجُ
اْلبَىهيْمَةُ بََىيْمَةً جََْعَاءَ، هَلْ ىُ تُسُّوْنَ ىمنْ جَ دْعَاءَ؟ ثَُُّ يَ قُوْلُ اَب وُْ هُرَيْ رَة : وَ
اقْ رَءُوْا اىنْ ى شئْ تُمْ: فىطْرَتَ ى الله الَّىتِْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْ هَا، لاَ تَ بْ ى ديْلَ ى لَِلْىق
ى الله . الاية )الروم ٣٠ ( رواه البخاري ) ١٣٨٥ ( ومسلم ) ٢٦٥٨ )
Dari Abu Hurairoh Radhiyallâhu ‘anhu berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda
“Tidaklah anak yang dilahirkan melainkan ia dilahirkan di atas fithrah, namun kedua orang tuanya yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani dan Majusi. Sebagaimana binatang ternak yang dilahirkan dalam keadaan lengkap (sempurna), adakah kalian lihat ada bagiannya telinganya yang cacat?”
Abu Hurairoh kemudian berkata :
“Bacalah ayat ini jika kalian mau : demikianlah Fithrah Allah yang Dia menciptakan manusia berada di atasnya (fithrah tersebut), dan tidak ada perubahan pada ciptaan Allah ini.” (QS ar-Rum : 30)
- Fithrah di sini maknanya adalah Islam.
- Jam’â` (جمعاء ) artinya anggota tubuh yang selamat secara utuh lengkap
Pokok ajaran yang di garis bawahi dalam Hadits
Dari Pokok Hadits diatas ada beberapa pelajaran yang harus digaris bawahi untuk dijadikan landasan mengenai parenting dalam islam atau mendidik anak dalam islam. Seorang Anak dilahirkan dalam keadaan Mukallaf yaitu belum mendapatkan beban syariat sehingga belum berdosa atas apa yang dilakukan, karena semua tanggung jawab dalam mengantarkan anak menuju jenjang dewasa hingga dapat menentukan tanggung jawab hidupnya sendiri adalah orang tuanya.Semua bayi yang lahir dilahirkan di atas fitrah Islam.
Dikatakan bahwa manusia lahir dalam keadaan fitrahnya, suci seperti lembaran kosong. Lembaran kosong itu siap untuk ditulis melalui catatan amalnya didunia.Kedua orang tua memiliki pengaruh dan peranan pertama
Yang menentukan pertama untuk menulis lembaran kosong adalah orang tua. Pertama yang disinggung adalah agamanya. Mau menjadi anak yang beragama meneruskan fitrahnya yaitu agama Islam atau mau dijadikan Yahudi, Nasrani atau Majusi?.Anak terpengaruh pada kebiasaan dan perangai (akhlaq) orang tuanya
Contoh yang paling dekat dan yang paling sering dilihat adalah orang tua. Hal tersebut jelas akan mempengaruhi perangai atau akhlak anak. Orang tua yang mengambil peranan dalam menentukan akhlak anak pertama kali.Pendidikan diluar dan lingkungan juga mengambil peranan pada pertumbuhan anak
Sifat anak yang masih dalam perkembangan akalnya akan mudah mencontoh dan menyerap apa yang dilihat maupun didengarnya, tak peduli itu baik atau buruk, baik itu contoh yang datang dari rumah maupun dari luar. Jadi berhati-hatilah menempatkan anak pada lingkungan dan pendidikan sekolahnya. Akankah berperang sebagai contoh yang baik atau contoh yang buruk.Memberikan contoh yang baik sebagai arahan pada anak ditambahba dengan Metode memberikan perumpamaan adalah metode yang paling baik di dalam memahamkan anak. Karena metode ini mengkongkritkan sesuatu yang abstrak sehingga lebih mudah difahami.