Mempersiapkan Anak untuk Memasuki Era New Normal

Mempersiapkan Anak untuk Memasuki Era New Normal

Sudah waktunya bagi kita da anak-anak untuk menerima bahwa pandemi ini yang melanda negeri Indonesia bahkan dunia, dan isolasi sosial, terjadi untuk sementara waktu, atau bahkan akan terasakan dalam waktu yang lebih panjang, dan kini mulai masuk era New Normal.
realitas kita telah berubah, mungkin untuk selamanya.

menyiapkan anak era new normal
source image : dailymail.co.uk

Akankah Pandemi ini segera  berakhir? Tidak ada yang bisa menjawab secara pasti, banyak sekali dampak yang kita terima akan hal ini. bukan hanya ketakutan akan wabah virus yang menyebar secara membabi buta. Namun berdampak sangat hebat pada ekonomi dan sosial dalam masyarakat.
Apa Yang sebaiknya kita persiapkan bagi diri dan Anak-anak? Kita memasuki era new normal.

Kemandirian

Tidak untuk menyingkirkan tentang pentingnya pendidikan anak soal bersosialisasi, namun kemandirian yang lebih sangatlah penting bagi keselamatannya. Bagaimana bersikap dan cara membatasi yang tepat pada teman-temannya.

Mengatasi kecemasan yang meningkat

Semua ketidakpastian ini memicu perasaan stres, ketakutan, dan kecemasan pada kebanyakan orang dan terlebih pada anak-anak, semua menyikapi dengan cara yang berbeda. Cara memproteksi diri pada anak akan sangat penting ditingkatkan pada hal memasuki era new normal ini, dengan perilaku yang tepat dan keyakinan akan hal itu akan sangat membantu untuk mengatasi kecemasan yang lebih besar pada anak kita.

Mengatasi Tekanan ketika Anak kita merasa kewalahan:

Ketika Anak berada disekolah, tekanan mereka menjadi lebih besar dengan keadaan new normal ini, terlebih mereka seolah "sendiri" menghadapinya. Peran guru adalah sangat besar menghadapi kumpulan anak di ruang kelas. Persiapan mental anak kita menjadi peran kita sebagai orang tua untuk kita bekali bagaimana mengahadapi semua itu dirumah untuk mereka lakukan diluar sana.Itu semua bisa terlalu banyak. Dan ketika kita merasakan perasaan kewalahan itu, kita dapat  mengalihkan perhatian, kita menghindari kebiasaan sehat kita. Ini semua benar-benar menuju normal!

Perasaan terisolasi

Bagi banyak orang terlebih anak-anak, menjauh dari pergaulan sosial telah menciptakan perasaan terisolasi yang bisa sangat sulit untuk ditangani. Tetapi bagi banyak anak, bisa juga ada perasaan kebersamaan, dengan menciptakan permainan – ciptakan perasaan "kita semua bersama-sama", tidak ada yang dikecualikan.

New Normal adalah memasuki keadaan untuk keluar dari kesulitan sebelumnya, bawa focus pikiran ke arah positif yang tepat.

Perasaan terganggu

Kebiasaan akan isolasi yang besar secara tidak sadar menciptakan perilaku baru pada anak, akan muncul perasaan terganggu saat new normal bersosialisasi berjalan. Sangat bijak para orang tua menanamkan empati yang lebih besar terhadap sesama, karena kita semua menghadapinya secara bersama-sama, belajar menghilangkan ego sangat baik diterapkan secara sering terhadap anak kita.–
kita tidak dapat melakukan semua hal yang biasa kita lakukan, dan itu memberi kita perasaan tersinggung. Sangat menyebalkan memiliki hal-hal yang terganggu,peran pola pikiran akan tak jelas kemana arahnya. arahkan pada hal yang positif pada anak kita.