
9 Sunnah Nabi Ketika Hendak Tidur
9 Sunnah Nabi Ketika Hendak Tidur - Ini Adalah Sunnah Nabi Muhammad (SAW) Yang Harus Anda Ikuti Sebelum Anda Tidur!

Islam dianggap sempurna karena sejumlah alasan berbeda. Ilmu pengetahuan modern sebenarnya telah menerima konsep-konsep yang dikemukakan oleh Nabi Muhammad (SAW) ribuan tahun yang lalu. Sunnah atau Sunnah Nabi Muhammad (SAW) diikuti sampai hari ini dan dianggap sebagai sumber pengetahuan dan etiket yang hebat.
Berikut adalah daftar beberapa Sunnah Nabi (SAW) dengan hadits tentang cara tidur yang benar.
1. Sebelum tidur diskusikan masalah din dengan seorang anggota keluarga
Nabi Suci (SAW) akan berbicara dengan istrinya dan sementara dia memuji Allah SWT, dia akan pergi tidur. Mata Nabi (SAW) tertutup tetapi hatinya selalu mengingat Tuhannya. Rasulullah (SAW) berkata, 'Mataku tidur, tapi hatiku tidak tidur.'
2. Tidur dalam keadaan wudhu
dari [Aisyah] berkata; "Apabila Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam hendak tidur, beliau berwudlu seperti wudlu untuk shalat." (HR. Ahmad)[1]
3. Tidur Miring Ke Kanan
Disebutkan dalam kedua kitab shahih -Bukhari dan Muslim-, dari Albara' 'bin' Azib ra, katanya:
"Rasulullah s.a.w. bersabda kepada-ku: "Jikalau engkau mendatangi tempat pembaringanmu -maksudnya hendak tidur, maka berwudhu'lah sebagaimana berwudhu'mu untuk bershalat, kemudian berbaringlah atas lambung kananmu, kemudian ucapkanlah.......'ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Jika kamu meninggal, maka kamu akan meninggal dalam keadaan fithrah (memeluk Islam)."(HR. Bukhari dan Muslim)
4. Tidur dengan telapak tangan kanan di bawah pipi kanan
dari Hafshah binti Umar,
apabila Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam hendak tidur, beliau meletakkan tangan kanannya dibawah pipi kanannya, kemudian beliau berdoa: "ALLAHUMMA QINII 'ADZAA BAKA YAUMA TAB'UTSU 'IBADAKA (Ya Allah, jagalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan para hamba-Mu)." sebanyak tiga kali. Tangan kanan beliau digunakan untuk makan dan minum, sedangkan tangan kirinya untuk kebutuhan lainnya. (HR. Ahmad) [2]
5. Menahan diri dari tidur tengkurap
Ya'ish bin Tikhfah Al-Ghifari (Semoga Allah meridhoi nya) berkata:
Ayahku berkata: Aku sedang berbaring tengkurap di masjid ketika seseorang mengguncangku dengan kakinya dan berkata, "Berbaring seperti ini tidak disukai oleh Allah." Saya mendongak dan melihat bahwa itu adalah Rasulullah.[Abu Dawud].
6. Menghimpun Dan Meniup Kedua Tangan
dari Aisyah r.ha.
"Bahwasanya Nabi Shallallahu'alaihiwasallam jika hendak tidur beliau dari ['Aisyah] radliallahu 'anha dia berkata; "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur, maka beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (QS Al Ikhlas 1-4) dan Mu'awidzatain (An Nas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya. Aisyah berkata; Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu." Yunus berkata; aku melihat Ibnu Syihab apabila hendak tidur, ia melakukan hal itu juga." (HR. Bukhari Dan Ahmad) [3]
7. Larangan Membiarkan Api Menyala Di Rumah Ketika hendak tidur Dan Lain-lain, Baikpun Api Itu Berada Di Dalam Lampu Ataupun Lain-lainnya
Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a., katanya:
"Ada rumah yang terbakar di Madinah mengenai keluarga dalam rumah itu di waktu malam." Setelah Rasulullah s.a.w. diberitahu akan hal ihwal mereka yang rumahnya terbakar tadi, lalu beliau s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya api itu adalah musuhmu semua, maka dari itu jikalau engkau semua hendak tidur, padamkanlah api itu dulu." (Muttafaq 'alaih)
dari Abu Az-Zubair dari Jabir, ia berkata,
“Rasulullah S A W memerintahkan kepada kami empat hal dan melarang kepada kami lima hal: jika kamu hendak tidur, kuncilah pintumu, ikatlah geribamu, tutuplah wadahmu, matikan lampumu, karena syetan tidak bisa membuka pintu, tidak bisa melepaskan ikatan dan tidak bisa membuka penutup. Sesungguhnya tikus bisa membakar rumah para penghuninya. Janganlah kamu makan dengan tangan kirimu. Janganlah kamu minum dengan tangan kirimu. Jangan berjalan dengan memakai satu sandal. Jangan menyelimuti seluruh tubuh dengan pakaian dan jangan duduk memeluk lutut di rumah dengan memakai satu pakaian (hingga kemaluannya terbuka).” 36 [95: 1] (HR. Ibn Hiban)[4]
*ujung geriba (wadah air)
8. Mencuci Kemaluan dan Berwudhu Ketika Junub
dari 'Aisyah r.ha berkata,
"Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hendak tidur saat dirinya dalam kondisi junub, maka beliau membasuh kemaluannya dan berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat." (HR. Bukhari) [5]
9. Mengibaskan Kain Sarung Ke tempat tidur
dari Abu Hurairah ra dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Apabila seseorang dari kalian hendak tidur, maka hendaklah ia mengibaskan di atas tempat tidurnya dengan kain sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang terdapat di atas kasurnya. Lalu mengucapkan doa: BISMIKA RABBII WADHA'TU JANBII WABIKA ARFA'UHU, IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WAIN ARSALTAHAA FAHFAHZH-HAA BIMAA TAHFAZHU BIHI 'IBAADAKASHSHAALIHIIN (Dengan nama-Mu Wahai Tuhanku, aku baringkan punggungku dan atas nama-Mu aku mengangkatnya, dan jika Engkau menahan diriku, maka rahmatilah daku, dan jika Engkau melepaskannya, maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba-Mu yang shalih)." (HR. Bukhari ) [6]
Catatan Kaki
[1] Musnad Ahmad hadis nomor 23416
[2] Musnad Ahmad hadis nomor 25260
[3] Shahih Bukhari hadis nomor 5307, Musnad Ahmad hadis nomor 23708
[4] Shahih Ibnu Hibban no: 1273
[5] Shahih Bukhari hadis nomor 279
[6] Shahih Bukhari hadis nomor 5845