
Inilah Yang Dilakukan Syaitan Ketika Orang Melakukan Dosa
Inilah Yang Dilakukan Syaitan Ketika Orang Melakukan Dosa
“Ya Tuhan, Engkau Yang Maha Pemaaf, Engkau suka memaafkan, jadi maafkan aku.” (At-Trimidhi & Ibn Majah)
Setiap tindakan Ada benar dan salah dalam mengikuti agama Islam. Allah telah memberikan kepada kita dua jalan yang menentukan kita menjadi Muslim yang baik ataukah buruk. Umatnya diberikan akal untuk membuat keputusan, yang menjadi tanggung jawab mereka, dan dimintakan pertanggung jawabannya kelak.

Namun, terkadang segala sesuatunya tidak semudah yang terlihat pada saat itu, Umat Muslim, sama hakikatnya sebagai manusia, pasti membuat kesalahan dan dosa. Poin pentingnya adalah apakah mereka bertobat atas dosa mereka atau tidak.
Dari Anas Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
"Setiap anak Adam itu mempunyai kesalahan dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat." ( Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. Sanadnya kuat)
Taubat bisa dilihat dari cara seorang muslim melakukan istighfar atau penyesalan. Dengan niat yang bersih dari tobat dan mengetahui bahwa mereka tidak akan melakukannya lagi.
Allah Selalu Memberitahu Kita bahwa Syaitan Akan Ada untuk Menghancurkan Umat-Nya, manusia seluruhnya.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا ادۡخُلُوۡا فِى السِّلۡمِ کَآفَّةً ۖ وَلَا تَتَّبِعُوۡا خُطُوٰتِ الشَّيۡطٰنِؕ اِنَّهٗ لَـکُمۡ عَدُوٌّ مُّبِيۡنٌ“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.. " (Al-Quran 2: 208)
Dan inilah yang akan dilakukan setan setiap kali manusia melakukan dosa:
1. Syaitan tidak ingin manusia bertobat atas dosa yang dilakukan;
Selama manusia itu hidup dan ruh masih berada didalam raga maka setan tidak akan membiarkan manusia tersebut kembali kepada Allah SWT untuk bertobat.
dari [Abu Sa'id] dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya setan berkata; "Demi kemuliaan-Mu wahai Rabb, aku senantiasa akan menggelincirkan hamba-hamba-Mu selama ruh mereka masih ada di dalam jasad-jasad mereka, " maka Rabb berfirman: "Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku akan senantiasa mengampuni mereka selama mereka meminta ampun kepada-Ku." (HR. Ahmad)Musnad Ahmad hadis nomor 10807
2. Jika Syaitan gagal dan manusia lantas bertaubat, dia akan membuat manusia tersebut merasa bahwa Allah belum menerima taubatnya.
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغۡفِرُ اَنۡ يُّشۡرَكَ بِهٖ وَيَغۡفِرُ مَا دُوۡنَ ذٰ لِكَ لِمَنۡ يَّشَآءُ"Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu), dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki..."(QS. 4: 116)
Berpikir bahwa Allah tidak akan menerima taubat kita adalah salah, mengingat betapa Syaitan ingin kita merasa seperti itu. Ini terutama tergantung pada seberapa kita menyesal dan seberapa siap untuk tidak membuat kesalahan dan dosa lagi.
Berbaik sangka kepada Allah ta’ala, Dialah semata Yang Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat dan istighfar. Seperti yang terekam dalam hadis yang sangat indah yang diriwayatkan oleh Imam Turmuzi, menggambarkan betapa Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat.
Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata:
Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “ (Riwayat Turmuzi dan dia berkata : hadisnya hasan shaheh).
Semoga Allah menerima taubah kita dan menuntun kita ke jalan yang benar, Amiin!