Kisah Laki- Laki Cacat, Elang, Dan Merpati

Kisah Laki- Laki Cacat, Elang, Dan Merpati

 Laki- Laki Cacat, Elang, Dan Merpati


Dahulu kala, di sebuah desa di Nigeria, hiduplah seorang lelaki yang buta sejak la kecil. Selain buta, kakinya juga pincang.


Suatu hari, saat si lelaki duduk di teras rumah, terlihat merpati terbang sangat cepat menuju lelaki itu duduk kemudian mendarat di pangkuannya mencari perlindungan.


"Selamatkan aku, Tuan" kata merpati.


Belum juga sempat lelaki itu menjawab, datang elang dan mendarat tidak jauh dari si lelaki. "Serahkan Merpati itu, karena ia milikku, dia adalah buruanku" Ujar si elang.


"Cari saja buruan yang lain."Kata lelaki pada Elang, Lelaki itu pun memegang merpati erat-erat.


"Aku mohon, Tuan. Aku menahan lapar berhari-hari, hanya dia yang aku temukan selama ini, Jika aku tidak memangsanya, aku akan mati," kata elang.


"Jika kau bersedia untuk aku memangsanya, aku berjanji akan membuatmu bisa melihat lagi"' rayu elang menambahkan.


"Jangan dengarkan elang itu! Jika engkau menolongku, aku akan membuat kakimu mampu berjalan kembali, sembuh dari pincangmu." kata merpati.


"Semua membutuhkan pertolonganku, aku harus memihak siapa?" pikir si lelaki. la berpikir beberapa saat, lalu berkata pada elang,


"Bagaimana jika aku gantikan merpati dengan anak ayam?"


"Baiklah, aku terima" jawab elang.


"Tapi, kau harus tepati janjimu! Kau harus sembuhkan mataku!" kata si lelaki. Elang setuju.


Lalu, ia diberi anak ayam oleh si lelaki. Si Elang langsung melahap anak ayam, setelah selesai menyantap makanannya, ia segera menyembuhkan mata si lelaki dengan ludahnya sehingga ia bisa melihat lagi. Kemudian elang pun pergi. 


si lelaki sangat bahagia karena ia dapat melihat kembali, dan ia menagih janji yang diberikan merpati untuk menyembuhkan kakinya, "Aku telah melindungimu. Sekarang kau harus sembuhkan kakiku"


Merpati bersedia memenuhi permintaan lelaki itu atas janjinya padanya, lalu ia menyembuhkan kaki si lelaki dengan patukannya. Akhirnya, si lelaki bisa mendapatkan dua-duanya. Matanya bisa melihat dan kakinya bisa berjalan.

Pembelajaran

Pesan Moral dari Cerita Dongeng Anak Lelaki cacat diatas adalah Menggunakan akal dengan tenang dan kepala dingin saat menghadapi masalah. Jangan merugikan orang lain untuk kepentingan dirimu sendiri. Carilah cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan.