
Peristiwa Saat Isra'Miraj Nabi Muhammad Di Surga Dan Neraka
Isra', adalah perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Sedangkan Mi'raj, adalah perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha.

Beberapa hadis menerangkan, dalam perjalanan Mi'raj, nabi Nabi Muhammad saw. melihat dan mendengar secara langsung beberapa peristiwa yang dapat dijadikan pelajaran berharga bagi umatnya.
Setelah menerima rangkaian peristiwa perintah sholat. Kemudian Rasul turun ke Sidratul Muntaha, dan bertemu kembali dengan Jibril yang sedang menunggunya, dan Jibril berkata :
“Berangkatlah ke surga agar aku perlihatkan kepadamu apa yang menjadi milikmu disana sehingga engkau lebih zuhud disamping zuhudmu yang telah ada, dan sampai lah disurga Allah SWT. Tidak ada sebuah tempat pun aku biarkan terlewatkan”.
Peristiwa-peristiwa yang disaksikan Nabi Muhammad saw.
Rasulullah kemudian mengikuti Malaikat Jibril, melewati surga, disaksikan bangunan - bangunan dari intan mutiara dan sejenisnya, pohon-pohon dari emas. Rasul menyaksikan apa yang ada disurga itu sesuatu yang mata belum
pernah melihat selama didunia, telinga belum pernah mendengar dan tidak pernah sebelumnya terlintas
dipikiran manusia.
Kemudian berikut beberapa peristiwa yang terjadi :
1) Nabi bertemu dengan sekelompok manusia yang menanam dan menuai hasilnya pada saat itu juga. Jibril menerangkan, begitulah keadaan orang-orang yang semasa hidupnya di dunia beramal baik.
2) Nabi mencium bau harum. Jibril menerangkan bahwa bau itu milik Masyitah yang teguh imannya.
5) Nabi melihat orang memakan daging mentah dan busuk, sedangkan daging yang sudah dimasak dan bagus ada diSisinya. Jibril menerangkan bahwa, begitulah keadaan orang yang semasa hidupnya suka berzina padahal telah mempunyai istri yang sah.
6) Melihat wanita-wanita yang buah dadanya tergantung sambil mengerang kesakitan. Jibril menerangkan bahwa,begitulah keadaan wanita-wanita yang selama hidupnya menyusui anak hasil hubungan gelapnya dengan orang lain, tanpa diketahui oleh suaminya yang sah.
7) Melihat orang yang berenang di sungai darah, serta dilempari orang lain dengan batu. Jibril menerangkan bahwa, begitulah keadaan orang yang semasa hidupnya di dunia memakan riba rentenir atau lintah darat.
9) Melihat orang menggunting lidahnya sendiri dengan besi. Jibril menerangkan bahwa, begitulah keadaan orang-orang yang semasa hidupnya di dunia pandai berpidato mengajak orang berbuat baik, tetapi dia sendiri tidak mengerjakannya,
10) Melihat orang berkuku tembaga merobek-robek muka dan dadanya sendiri. Jibril menerangkan bahwa, begitulah keadaan orang yang semasa hidup di dunia suka mengumpat, atau menggunjing, atau suka membeberkan aib orang lain.
Setelah diperlihatkannya keadaan surga dan neraka sehingga rasul dapat melihat belenggu-belenggu dan rantai-rantainya selanjutnya Rasulullah kembali diturunkan ke bumi dan kembali ke masjidil haram menjelang subuh.