
Dongeng Anak Tentang Sibodoh Dan Tombaknya
2 minute read
0
Dongeng anak yang menceritakan seorang yang bodoh dan lugu kehilangan tombaknya, memberi pesan pada buah hati akan pentingnya menjadi orang yang pintar.
Suatu hari, ia pergi memancing di tengah danau. Dengan menggunakan perahu miliknya, didayungnya hingga ketengah danau, kemudian ia mulai memancing. la pun membawa tombak sebagai perlengkapannya.
Tidak lama, ia melihat seekor ikan besar didalam air. Ketika ia hendak mengambil tombaknya, tiba-tiba angin bertiup kencang hingga membuat perahunya oleng. Akibatnya Tombaknya terlepas dari pegangan dan jatuh kedalam danau.
Si Bodoh langsung membuat tanda diperahunya. "Tepat di sini tombakku terjatuh. Aku akan mencarinya nanti saat angin berhenti" pikirnya.
Sementara itu, tiupan angin kencang menyebabkan perahunya berpindah. Saat angin berhenti, perahu itu sudah berpindah jauh sekali dari tempat semula. Ila pun menyelam dalam air untuk mencari tombaknya tepat di dekat tanda yang dibuat di perahunya. Tentu saja tombak yang dicarinya tidak bisa ia temukan disitu. la sangat sedih karena tombak itu adalah peninggalan ayahnya. Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang.
Sesampainya di rumah, ia menceritakan kejadian itu kepada tetangganya. Tetangganya itu tertawa terbahak-bahak mendengar kebodohannya. Si Bodoh sendiri bingung melihat tetangganya yang tertawa-tawa.
"Kau ini bodoh sekali. Tentu saja kau tidak akan menemukan tombak itu. Kau memberi tanda diperahu yang bergerak dan dapat berpindah tempat tertiup angin, sementara tombakmu masih di tempat semula di dalam air" kata tetangganya.
Si Bodoh masih diam kebingungan sambil menggaruk-garuk kepala. "Bagaimana?" tanyanya dengan lugu. Tetangganya hanya bisa menggeleng-geleng kepala.
Pelajaran Yang Dapat Diambil dari Dongeng Si Bodoh Dan Tombaknya adalah
anak yang bodoh hanya akan menjadi bahan tertawaan. Belajarlah yang rajin dan banyak membaca agar dapat mengasah otak.
![]() |
source image :yellowbirdproducts.com |
Sibodoh Dan Tombaknya
Pada Jaman Dahulu kala, masa Kerajaan Chu di Negeri Cina, Tinggalah seorang laki-laki yang lugu dan sangat bodoh. la sangat bodoh sampai-sampai orang memanggilnya 'si Bodoh"Suatu hari, ia pergi memancing di tengah danau. Dengan menggunakan perahu miliknya, didayungnya hingga ketengah danau, kemudian ia mulai memancing. la pun membawa tombak sebagai perlengkapannya.
Tidak lama, ia melihat seekor ikan besar didalam air. Ketika ia hendak mengambil tombaknya, tiba-tiba angin bertiup kencang hingga membuat perahunya oleng. Akibatnya Tombaknya terlepas dari pegangan dan jatuh kedalam danau.
Si Bodoh langsung membuat tanda diperahunya. "Tepat di sini tombakku terjatuh. Aku akan mencarinya nanti saat angin berhenti" pikirnya.
Sementara itu, tiupan angin kencang menyebabkan perahunya berpindah. Saat angin berhenti, perahu itu sudah berpindah jauh sekali dari tempat semula. Ila pun menyelam dalam air untuk mencari tombaknya tepat di dekat tanda yang dibuat di perahunya. Tentu saja tombak yang dicarinya tidak bisa ia temukan disitu. la sangat sedih karena tombak itu adalah peninggalan ayahnya. Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang.
Sesampainya di rumah, ia menceritakan kejadian itu kepada tetangganya. Tetangganya itu tertawa terbahak-bahak mendengar kebodohannya. Si Bodoh sendiri bingung melihat tetangganya yang tertawa-tawa.
"Kau ini bodoh sekali. Tentu saja kau tidak akan menemukan tombak itu. Kau memberi tanda diperahu yang bergerak dan dapat berpindah tempat tertiup angin, sementara tombakmu masih di tempat semula di dalam air" kata tetangganya.
Si Bodoh masih diam kebingungan sambil menggaruk-garuk kepala. "Bagaimana?" tanyanya dengan lugu. Tetangganya hanya bisa menggeleng-geleng kepala.
Pelajaran Yang Dapat Diambil dari Dongeng Si Bodoh Dan Tombaknya adalah
anak yang bodoh hanya akan menjadi bahan tertawaan. Belajarlah yang rajin dan banyak membaca agar dapat mengasah otak.