Dongeng Anak Tentang Kisah Kelinci Dan Kura-kura

Dongeng Anak Tentang Kisah Kelinci Dan Kura-kura

Dongeng Anak Kali ini mengissahkan Tentang Kisah Kelinci Dan Kura-kura, Mereka terlibat perlombaan lari yang dipicu oleh kesombongan kelinci yang mampu berlari cepat.

Tidak Hanya itu, Sikapnya yang tidak menghargai hewan-hewan yang lebih lambat darinya membuat ia dibenci karena  juga telah menggangu yang lain.

Dongeng Kisah Kelinci Dan Kura-kura

Di sebuah hutan yang lebat, terdapatlah seekor kelinci yang terkenal. Dia mampu berlari dengan sangat cepat, bahkan di juluki pelari tercepat di hutan itu. Semua hewan juga mengakuinya. Tapi sangat disayangkan, ketenaran si kelinci malah membuat dia menjadi Sombong dan besar kepala.

Dia selalu menyombongkan kemampuanya didepan hewan-hewan yang di lewatinya. Dia selalu berlari dengan cepat, sehingga menerbangkan debu disekitarnya dan membuat hewan yang di laluinya menjadi terganggu dan terbatuk-batuk.

Pada suatu harî, ada sekelompok hewan yang tengah bercakap-cakap. Mereka membicarakan cerita tentang kisah-kisah lucu yang pernah mereka alami. Hewan-hewan tersebut adalah segerombolan yang bergerak lambat, yaitu kura-kura, keong, dan Juga bekicot. Ketika sedang asik-asik bergurau, tiba-tiba kelinci datang dan berlari dengan cepat. Debu-debu yang beterbangan membuat tiga sekawan itu terbatuk-batuk.

Dengan nada kesal, kura-kura menghardik kelinci, "Hai kelinci.. kami tahu bahwa kamu bisa lari cepat, tapi apakah kamu bisa menghargai juga teman-teman di sekitar mu?". Karena kesalnya kura-kura berteriak.

Mendengar kura-kura menghardiknya, kelinci berhenti dan menghampiri mereka, "Hah buat apa? Mengapa aku harus mendengarkan perkataan dari gerombolan hewan yang bergerak lambat seperti kalian?.

Apakah kalian iri karena tak mampu berlarî secepat aku, dan hanya bisa merayap pelan-pelan saja?. hahahaha,a . Kata kelinci malah mengejek dan tertawa.

Mendengar kelinci mengejek mereka, kura- kura menjadi geram. Dia tidak bisa terima Jika dia dan teman-temanya dilecehkan begitu. "Hai kelinci! Jangan Sombong kau...Kalau kau berani, mari kita adakan lomba lari.

Jangan hanya mengejek, Aku bisa mengalahkanmu, Tantang kura-kura, Mendengar tantangan itu, si kelinci tertawa terbahak-bahak dengan Sikap melecehkan. "Kau? Mengalahkan aku? hahahaha.. Kau ini belum tidur, tapi sudah mengigau, Dasar kura-kura bodoh.. baiklah, demi menjaga nama baikku karena kelancangan mu, aku akan memberimu pelajaran tentang arti kemenangan dan kecepatan. jawab kelinci.

Setelah kura-kura menantang kelinci Ahirnya, merekapun berlomba. Bekicot memandu sebagai hakim di garis start untuk memulai pertandingan, sedangkan si keong berada di garis finish untuk mengawasi siapa yang memenangkan loba tersebut.

Dan lomba lari itu di mulai, kelinci berlari sangat cepat memimpin lomba, dia berlari jauh didepan kura-kura yang merangkak lambat, Kejadian tersebut membuat si kelinci semakin tertawa menghina. Sedangkan kura-kura tetap berusaha dan pantang menyerah, dia tetap berlari dengan sekuat tenaga walau apapun yang terjadi, demi harga dirinya.

Melihat kura-kura merangkak lambat, timbullah niat usil di benak kelinci. Sebenarnya, hanya kurang beberapa langkah lagi sikelinci Sampai garis finish.

Dia tahu akan menang secara mudahnya,hanya saja dia ingin mengejek si kura-kura lebih dari itu, maka dia memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon dekat garis finish, Dia menyusun rencana usilnya ketika kura-kura Sudah tinggal beberapa langkah lagi dari garis finish, dia akan dengan cepat mendahuluinya. Ketika hal itu dilakukan, Tentu hal itu akan membuat kura-kura menjadi putus asa dan dia bisa mengejeknya sesuka hati.

Tampak dikejauhan, walaupun kelinci melihat gerakan kura-kura sangat lambat, namun kura-kura berusaha berlari sekuat tenaga dengan Keringatnya bercucuran, dia tidak memperdulikan apa yang dipikirkan kelinci, Apa lagi ketika dari kejauhan dia melihat kelinci yang tengah istirahat di bawah pohon memperhatikan dirinya dan seolah mengejeknya, tapi hal itu malah membuat kura-kura semakin bersemangat dan terus berusaha.

Sementara itu, sikelinci yang menunggu kura-kura dibawah pohon menjadi sangat bosan.
Karena langkah kura-kura yang merayap satu demi satu, sehingga membutuhkan waktu yang lama baginya untuk sampai di garis finish

"Begitu lambatnya si kura-kura, membuatku menjadi ngantuk, Sebaiknya aku tidur sejenak sembari menunggu di sini, sampai rencanaku dijalankan. dengan langkahnya seperti itu, butuh waktu lama baginya untuk sampai disini". Kata kelinci kemudian tertidur.

Udara bawah pohon yang cukup sejuk di tambah dengan hembusan angin yang semilir  berhembus membawa udara segar, membuat kelinci tertidur sangat pulas dan tak sadar akan kejadian disekitarnya. Bahkan dia tak mengetahuinya ketika kura-kura berjalan melewatinya.

Melihat hal itu, Kura-kura semakin memantapkan langkah-langkah kakinya menuju garis finish.
Ketika dia terbangun, dan sadar akan apa yang terjadi, semuanya sudah terlambat. Kura-kura telah berjalan melewatinya dan sudah menapakan langkah terahirnya tepat di garis finish sehingga kelinci tak bisa mendahuluinya seperti rencana yang telah disusunnya untuk mengejek si kura-kura.

Pada Ahirnya pertandingan lomba lari itu dimenangkan oleh kura-kura. Dia menyesali atas semua perbuatannya yang sombong dan tidak menghargai kepada hewan-hewan yang lain.
TAMAT

Pesan moral di dalamnya. Bahwasanya, setiap keberhasilan tak akan mampu di capai hanya dengan mengandalkan bakat, akan tetapi juga nembutuhkan niat dan tekad yang kuat.